DEFINISI
Sebuah definisi yang diciptakan sendiri. Aku
tidak tahu mengapa definisi buruk selalu mendominasi pikiranku. Lelahnya badan
yang selalu menopang bagaimana prasangka – prasangka yang terus hadir. Dan
disayangkan, mengapa wajahku tidak bisa menutupi segala kekalutan ini. Definisi
yang mudah sekali terbaca. Definisi yang membuat suasana menjadi berubah.
Dingin. Kaku. Tak menyenangkan. Tertawa terbahak pun agaknya tertahan karena
suasana hati yang tidak jelas.
Sebuah ruang dengan desain kuno. Sebuah
ruang yang aku kira bisa menjadi rumah kedua. Nyatanya perlahan mengikis
kepercayaan. Terlalu mempercayai agaknya akan menjadi hal yang harus
berulang-ulang dipertimbangkan. Tidak boleh ada kesedihan yang mengganggu
aktivitas. Tidak boleh ada ketakutan saat tidak mengetahui apa-apa. Namun, aku
sudah tidak tahu kemana lagi harus bercerita. Katanya, sebaiknya segala sesuatu
yang mengganjal hati harus diungkapkan. Nyatanya, mungkin bisa saja aku
ungkapkan tapi bagaimana jika kepercayaan itu hilang? Kepercayaan yang menjadi
bahan gurau.
Aku tidak bisa menyalahkan keadaan. Aku
yang harusnya bisa beradaptasi. Segala sesuatu yang kita hadapi memang harus
diawali dengan paksaan. Dari paksaan sampai pada terbiasa. Hidup didunia itu
harus tangguh. Hidup memang penuh dengan ujian, namun bukan berarti tidak ada
bahagia bukan? Dunia yang sekarang sedang kamu hadapi nyatanya tidak begitu
peduli soal perasaan. Perasaaan seringkali memiliki cap terlalu mendramatisir.
Pada akhirnya segala rasa yang ada harus ditampis dengan realita yang berjalan
jauh dari harapan.
Memaksa harus baik-baik saja agaknya
menjadi suatu keharusan. Belajar menerima dan tidak disenangi agaknya akan
menjadi obat rutin yang disuntikan beberapa kali. Jika kalut, tidak harus
dialihkan dengan obat-obatan medis. Aku harus melawan diriku sendiri bukan? Mau
sampai kapan memang hidup berlagak sebatang kara? Aku tau jiwa ini kosong,
namun harusnya aku tidak boleh melupakan bahwa ada orang-orang yang begitu
menyayangiku. Ada Tuhan yang aku pun tau sendiri bahwa Dia sudah menjadi
produser yang mengatur skenario hidupku.
Ah sudahlah. Aku sendiri pun tidak tahu
dengan jalan pikiranku. Setidaknya aku masih punya keyakinan bahwa semuanya
akan berjalan baik-baik saja. Setidaknya definisi-definisi yang aku ciptakan
lambat laun bisa berubah menjadi hal-hal yang membahagiakan dan menyenangkan.
Prasangkaku akan dunia akan membaik. Jangan lupa jika aku ingin tenang, percaya
Tuhan selalu bersamaku. Ingat. Percaya !