Minggu, 11 Juni 2023

Renjana

Renjana

Tulisan adalah cara berbicara paling nyaman untuk kamu yang tak ingin banyak bicara. Ketika seisi dunia sudah tidak ingin mendengarmu dan menganggap melankolis adalah karakter penuh drama.


Will I ever see you again, child? Sekedar menanyakan. Apakabar kamu diusiamu yang sudah menginjak kepala dua? Of course, I hope you’re okay. Sudah berlalu lama ya? Jejal dunia tapi kamu masih bisa tertawa, hebat bukan? Apalah kamu diusiamu yang dini, tertawa lepas namun bukan menertawakan dunia yang ternyataaaaa. Asyik bukan?

Bertumbuh. Jelampah prestasi akademik yang selalu dibangga-banggakan. Namun mengapa rasanya kosong? Apa kamu terlalu sering berkutat dengan isi kepala namun minim interaksi? Sebenarnya tidak. Aku tidak menyalahkanmu. Kamu mempunyai hak untuk berada pada sekeliling manusia yang kau anggap nyaman dan ramah dengan situasi adanya kamu yang seperti ini.

Realita yang selalu sesuai memang terkadang membuat terlena. Bertumbuh dan dewasa membuatmu harus mengerti bahwa dunia ini hangat, namun tidak sehangat yang dibayangkan. Aroma cemoohan yang bagi manusia adalah sesuatu yang lucu, nyatanya beberapa orang tidak menyepakati demikian. Menghadapi diri yang linglung, namun harus kuat juga dengan dinginnya dunia luar.

 Bila dibuat perbandingan, agaknya kepercayaan diri yang dulu prosentasenya lebih besar. Namun, mengapa diusia kepala dua ini prasangkamu malah berlalu lalang wahai gadis kecil? Ada apa? Boleh aku memeluk dan mendengar keluh kesahmu? Aku tau apa yang kamu rasakan, namun pada akhirnya kamu hanya bisa bercerita lepas pada dirimu dan Tuhanmu bukan?

Muak? Ya. Namun kamu harus tetap hidup bukan? Banyak hal indah yang akan menyambutmu. Tentang nuraga yang masih bisa kamu temui, tentang pukau ombak dipantai, tentang langit senja yang menampakkan keindahannya dan tentu pula dengan Rama yang sederhana namun mencintaimu dengan luar biasa. Bukannya banyak hal yang ingin kamu lakukan bersamanya?

Anak kecil perempuan berusia 26 tahun yang lucu, kamu berharga. Kamu hanya sedang rindu. Rindu bagaimana kamu mengapresiasi setiap kerja keras kamu. Rindu bagaimana kamu mempunyai mimpi besar disetiap tatapan kosongmu. Rindu mencintai ketidaksempurnaan. Rindu terlepas dari rasa khawatir dan takut. Katanya, kamu ingin merasakan solo trip bukan? Pulih ya? Sadrah pada Tuhan, tidak apa-apa, berjalan pelan namun pasti ya? Aku tau apa yang ada dalam sanubarimu. Manusia memang tidak akan lepas merundungmu, namun kamu harus tetap kuat ya? Janji?

Suatu saat kamu akan ditemani malaikat kecil yang akan menemani hari-harimu. Perlakukan dia dengan baik ya? Buat Pelangi selalu indah baginya ya? Sendu boleh, tapi jangan berlarut ya. Dia harus bahagia bukan? Untukmu saat ini dan dimasa depan. Berjanjilah untuk tetap melakukan hal-hal kecil. Makan es krim coklat, memotret langit senja, atau berhenti sejenak menikmati hamparan sawah hijau. Ah sayangnya, tulisanmu ini hanya sepersekian persen dari ungkapan, emosi yang ingin kamu luapkan, karena kamu tahu, didunia ini tidak ada yang benar-benar aman kecuali dirimu sendiri. Baik-baik ya kamu. Peluk dan apresiasi terus diri kamu. Kalau bukan kamu, siapa lagi? Jangan biarkan dunia mengkerdilkan isi kepalamu. Kamu hebat! Kamu kuat!

 

11 Juni 2023

Ditemani oleh Banda Neira – Sampai jadi debu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Definisi

  DEFINISI Sebuah definisi yang diciptakan sendiri. Aku tidak tahu mengapa definisi buruk selalu mendominasi pikiranku. Lelahnya badan yan...